|
 |
| N e w s |
 |
 |
November 8, 2006 6:26:18 PM SMCB - Imperfect, but Fair Enough · Drop in sales volume brings down revenue. Hingga 9M06, SMCB hanya berhasil menjual 2.87 juta ton untuk domestik (-23.8% YoY) dan 398 ribu ton untuk ekspor (-39.3% YoY). Naiknya rata-rata harga jual semen 9 bulan sebanyak 26% membantu menutupi penurunan volume penjualan semen, sehingga SMCB masih dapat membukukan revenue diatas Rp2.2 triliun walaupun masih membukukan negative growth sebanyak 2.8%. Penjualan SMCB hingga 9M06 merefleksikan 78.4% (vs. 75.2% di 2005) dari target FY06 kami sebanyak Rp2.82 triliun.
· Higher cost of production spins gain into loss. SMCB membukukan penurunan gross profit sebanyak 12.7% pada 9M06, diikuti dengan penurunan operating profit sebanyak 107.3% menjadi operating loss sebesar Rp5 miliar vs operating gain Rp69 miliar di 9M05. Penurunan tersebut disebabkan oleh naiknya rata-rata production and operating cost/tons 9 bulan sebanyak 33.1%. Selain dari meningkatnya energy cost, peningkatan cost/ton tersebut juga dipicu oleh melemahnya penjualan semen sehingga tidak dapat mengurangi fixed cost/tons yang selalu dibebankan pada harga jual semen.
· Booked net profit rather than net loss in 9M06. Walaupuan perseroan membukukan operating loss, akan tetapi SMCB mampu membukukan laba bersih vs rugi bersih di 9M05. Perseroan membukukan kenaikan pada bottom line level sebanyak 128.6% menjadi Rp125 miliar. Kenaikan tersebut dipicu oleh dibukukannya laba atas selisih kurs yang menjadi sebesar Rp264 miliar vs rugi atas selisih kurs sebesar Rp462 miliar pada 9M06.
· Plans to sell distribution unit. SMCB berencana untuk menjual anak usahanya yang bergerak dalam bidang distribusi dan bahan baku semen (other service division). Operating expense dari divisi tersebut lebih besar 2.07x dari pendapatannya sehingga divisi tersebut selalu membukukan operating loss dan akan selalu mengurangi margin konsolidasi perseroan. Dengan spin off yang akan dilaksanakan, kami memperkirakan perseroan dapat menghindari operating loss pada periode-periode mendatang.
· Upgrade our target price. Kami meng-upgrade target harga SMCB menjadi Rp780 (dari sebelumnya Rp640). Walaupun hingga 9M06 SMCB masih membukukan operating loss, kami percaya SMCB mampu membukukan operating profit pada FY06 berkaitan dengan adanya penurunan pada biaya penjualan yang terlampau tinggi pada 9M06. Selain itu, performa SMCB secara QoQ telah menunjukkan peningkatan dan kami memperkirakan performa SMCB di 4Q06 akan melanjutkan perbaikan. Sejalan dengan itu, performa SMCB selama 9M06 relatif inline dengan target FY06 kami. MAINTAIN BUY
download
|
 |
|
|
 |
| News Search |
 |
|