Tips Investasi ReksadanaMungkin anda telah melihat sebuah iklan reksadana baik di koran, televisi maupun media cetak yang jor-joran mempromosikan reksadananya, apalagi dengan janji investasi anda akan tumbuh…tumbuh…dan tumbuh. Apakah benar kalau investasi di reksadana pasti menghasilkan untung? Dan apakah tidak ada resiko dalam berinvestasi di reksadana? Ada baiknya sebelum memutuskan untuk memberikan uang kita pada manajer investasi yang mengelola reksadana, kita simak beberapa hal berikut yang perlu kita ketahui.
1. Tidak ada jaminan keuntungan.
Kecuali reksadana pasar uang, reksadana lainnya mempunyai resiko menyusutnya nilai investasi akibat perubahan harga pasar, dan secanggih apapun manajer investasi mustahil menghindar dari resiko ini. Apabila ada yang menjanjikan keuntungan tetap dari investasi pada saham dan obligasi, hal tersebut bohong belaka..! Sebab hanya instrumen pasar uang (deposito, SBI) yang menjamin modal dan tingkat pengembalian yang pasti.
2. Kinerja masa lalu bukan jaminan untuk masa mendatang.
Pernyataan ini selalu muncul disetiap prospektus reksadana. Sangat jarang suatu reksadana yang mencatat prestasi spektakuler pada suatu periode mengulanginya kembali pada periode berikutnya. Jadi penyataan diatas benar adanya.
3. Investasi merupakan kerjasama anda dengan manajer investasi.
Jangan terlalu cepat menghakimi manajer investasi anda karena kinerja jangka pendek semata. Manajer investasi tidak akan bisa memberikan prestasi jika anda tidak tetap bersamanya untuk jangka panjang dan memberikan kesempatan untuk menunjukkan prestasinya.
4. Realistis.
Manajer investasi anda bukan tukang sulap yang selalu akan membuat uang untuk anda. Kinerja mereka sangat tergantung pada kondisi pasar tempat mereka berinvestasi seperti yang tercantum pada prospektus. Jadi.., realistislah, mereka sudah pasti tidak akan bisa memberi anda keuntungan ketika pasar turun sampai 20%.
5. Review Prospektus Reksadana.
Sebelum memutuskan berinvestasi reksadana, bacalah prospektus-nya dan perhatikan hal berikut :
Tujuan Investasi. Perhatikan tujuan investasi dan kebijakan investasi. Pastikan tujuan dan kebijakan investasi mereka cocok dengan kriteria investasi yang anda inginkan.
Fees. Pastikan anda tidak membayar fee yang terlalu tinggi untuk jasa investasi. Apalagi untuk selling fee, sebab selling fee merupakan fee yang dibayarkan kepada agen penjual reksadana yang tidak akan memberi keuntungan apa-apa atas duit anda.
Resiko. Perhatikan resiko yang mempengaruhi kinerja reksadana tersebut.
(R)