|
 |
Save your investment by making
your knowledge better!
|
| Education
Today |
 |
 |
| EPS: Basic vs Fully Diluted Apakah EPS itu?
Earning Per Share (EPS) menggambarkan laba bersih perusahaan yang diterima oleh setiap saham. Tapi yang jadi masalah adalah bagaimana menghitung EPS jika perusahaan memiliki instrumen konversi yang sewaktu-waktu dapat ditukar menjadi saham.
Apabila emiten hanya mengeluarkan saham biasa (common stock)untuk permodalan sahamnya, maka perhitungan EPS akan menjadi sangat sederhana, yaitu:
EPS = Laba Bersih / Jumlah Saham Beredar
Masalah timbul jika emiten mengeluarkan berbagai instrumen konversi, yang dapat berupa convertible preferred share (saham preferen konversi), convertible bond (obligasi konversi), stock option dan warrant. Instrumen-instrumen ini walaupun tidak semua merupakan instrumen kepemilikan (equity instrument) tapi sewaktu-waktu dapat ditukar menjadi saham biasa, sehingga dapat mempengaruhi besarnya laba bersih per saham.
Basic EPS
Untuk EPS yang hanya memperhitungkan saham biasa, digunakan Basic EPS dengan formula:
Basic EPS = (Laba Bersih - Deviden Preferen) / Jumlah Saham Biasa Berdasarkan Rata-rata Tertimbang
Maksud jumlah saham biasa berdasarkan rata-rata tertimbang(weighted average common share ) adalah jika emiten mengeluarkan saham biasa beberapa kali dalam periode 1 tahun, maka jumlah sahamnya harus dirata-ratakan berdasarkan bobot waktu.
Contoh: emiten PT XYZ mencetak laba bersih Rp 25 miliar memiliki di awal tahun 2001 memiliki saham biasa beredar 100 juta lembar, dan kemudian di tengah tahun, 30 Juni 2001, dikeluarkan saham bia sabaru 50 juta lembar. PT XYZ tidak memiliki saham preferen. Berapakah EPS 2001 PT XYZ?
Rata-rata tertimbang jumlah saham biasa = 100 juta + (50 juta x 0.5) = 125 juta.
Maka, EPS = Rp 25 miliar / 125 juta lembar = Rp 200
Fully Dilluted EPS
Untuk perusahaan yang memiliki seluruh instrumen konversi, perhitungan EPS perlu menggunakan Fully Diluted EPS. Perhitungannya mengasumsikan bahwa pemegang instrumen konversi telah menukarkan instrumen konversi menjadi saham biasa. Rumusnya:
Diluted EPS = [ Laba bersih - Dividen pref. + Dividen untuk convertible pref.+ (Beban bunga convertible debt x (1-t))] / [ Jumlah saham biasa berdasarkan rata-rata tertimbang + saham dari instrumen konversi + Saham dari konversi option dan warran]
dimana t = tingkat pajak (tax rate) yang dikenakan untuk beban bunga
Contoh: emiten PT ABC memiliki saham biasa 200 juta lembar dan warran 100 juta lembar dengan rasio konversi 2:1 (3 lembar warran dapat dikonversi menjadi 1 lembar saham biasa). Maka jumlah saham yang digunakan sebagai pembagi adalah sebesar: 200 juta + (100 juta / 2) = 250 juta lembar.
Rumit sekali tampaknya.....untuk mudahnya lihat saja di laporan keuangan emiten, karena biasanya sudah mencantumkan basic EPS dan fully diluted EPS.
(F)
|
 |
 |
 |
|
 |
 |
| List
of Education Today Articles |
|
 |
 |
|
 |
 |
 |
 |
|