| Login| Account Application | Help | Home |
Cari di Samuel
Online Trading Markets Quote & Research Bonds Knowledge Center Products
English Version
     e-Samuel > Knowledge Center > Education Today
Education Today
Ask Samuel
Investment Guide
Financial Tools
Stock Finder
Glossary
About Us
About Our Site
My Samuel
Contact Us

Save your investment by making
your knowledge better!
Education Today
Stock Split dan Reverse Stock Split

Sering kita dengar perusahaan publik menyatakan akan melakukan stock split atau memecah jumlah sahamnya, apakah pengertian dan tujuannya ? Dan apa lagi yang dimaksud dengan reverse stock split itu?

Dibawah ini kami akan menjelaskan pengertian dari stock split dan reverse stock split dalam dua artikel terpisah.

Stock split

Stock split merupakan salah satu bentuk corporate action yang dilakukan emiten, dengan cara memecah jumlah sahamnya (split) menjadi lebih banyak. Hal ini akan secara otomatis juga memecah harga saham, baik harga nominal dan harga pasar. Perbandingan stock split pada umumnya, 1 : 2, 1 : 5, 1 : 3 dsb.

Ilustrasi dari stock split seperti ini, misalkan ; sebelum split: perusahaan A memiliki 5 juta lembar saham dengan harga nominal Rp 1000. Pada saat perusahaan mengumumkan akan melakukan stock split 1 : 2, harga saham di market menunjukkan harga Rp 2000. Setelah split, perusahaan A akan memiliki 10 juta lembar saham (5 juta x 2) dengan harga nominal Rp 500 (Rp 1000/2) sedangkan harga pasar menjadi Rp 1000 (Rp 2000/2).

Dampak bagi investor :

Andaikata anda sebagai investor perusahaan A memiliki 5.000 saham sebelum split, maka nilai investasi anda di perusahaan A sebesar Rp 10 juta (5000 x Rp 2000). Sesudah split, anda akan memiliki 10.000 lembar saham A dengan harga Rp 1000 sehingga total nilai investasi anda Rp 10 juta (10.000 x Rp1000), atau dengan kata lain stock split tidak membawa perubahan pada nilai investasi anda.

Alasan perusahaan melakukan stock split :

  • Agar sahamnya lebih attractive bagi investor. Karena secara psikologis, investor lebih tertarik membeli saham yang harganya lebih murah. Dengan semakin banyak investor tertarik pada saham ini, kemungkinan harga akan naik lebih besar, walaupun tidak ada jaminan untuk itu.

  • Jumlah saham beredar menjadi lebih banyak sehingga relatif lebih marketable dan likuid.

Tanggal penting yang perlu diperhatikan:

  • Tanggal manajemen mengumumkan merencanakan stock split

  • Tanggal saat RUPS menyetujui stock split

  • Tanggal pencatatan

(sw-rs)
(S)

Archive Search:
List of Education Today Articles
Stock Split dan Reverse Stock Split

Mengukur PDB

Financial Leverage

EBITDA: Valuasi berdasarkan Arus Kas

Buyback Saham

Ilusi Deviden Saham (Saham Bonus)

Waran

Rights Issue: Cara murah peroleh financing

Penerbitan Saham Baru (Rights issue)

Menghitung P/E


Online Trading | Markets | Quote & Research | Bonds | Knowledge Center | Products
About Us | About Our Site | My Samuel | Contact Us | Ask a Question | Stock Tournament & Game | Financial Tools | IPO Center | Calendar | Login | Account Application | Help | Home

Market data for delayed quotes and charts is provided by Jakarta Stock Exchange. By using this service, you agree to the terms of the Use Agreement.
© 2000 Samuel Sekuritas Indonesia. All rights reserved.
Member of JSX & SSX.