| Login| Account Aplication | Help | Home |
Cari di Samuel
Online Trading Markets Quote & Research Bonds Knowledge Center Products
English Version
     e-Samuel > Knowledge Center > Education Today
Education Today
Ask Samuel
Investment Guide
Financial Tools
Stock Finder
Glossary
About Us
About Our Site
My Samuel
Contact Us

Save your investment by making your knowledge better!
Education for Today
Enterprise value: Mengukur nilai perusahaan

Enterprise Value (EV) atau dikenal juga sebagai firm value (nilai perusahaan) merupakan konsep penting bagi investor, karena EV merupakan indikator bagaimana pasar menilai perusahaan secara keseluruhan.

Mengapa begitu ? Karena dalam perhitungan EV dimasukkan juga faktor-faktor yang tidak dimasukkan dalam perhitungan kapitalisasi pasar suatu perusahaan. Dibawah ini akan ditunjukkan bagaimana menghitung EV, yaitu :

Enterprise Value = Kapitalisasi Pasar + Utang dengan beban bunga - Kas dan Setara Kas

Dimana, Kapitalisasi Pasar = Harga Pasar Saham x Jumlah Saham Beredar

Tampaknya rumit ya, tapi sebetulnya tidak juga, mari kita coba di contoh berikut :

Misalnya : Perusahaan ABC memiliki 700 juta lembar saham yang ditempatkan dan disetor penuh (angka ini dapat kita peroleh di laporan Neraca pada bagian Ekuitas) dan saat ini diperdagangkan dengan harga Rp 2.000 per lembar saham. Sebagai informasi tambahan, perusahaan ini memiliki uang kas dan setara kas sebesar Rp 300 miliar dan hutang bank dan obligasi sejumlah Rp 500 miliar. Maka perhitungan EV-nya adalah :

Kapitalisasi pasar = 700 juta x Rp 2.000 = Rp 1.400 miliar

EV = Rp 1.400 miliar + Rp 500 miliar - Rp 300 miliar = Rp 1.600 miliar (Rp 1,6 triliun)

Sebagai ilustrasi tambahan, mungkin saja suatu perusahaan memiliki kapitalisasi pasar yang lebih kecil dari contoh di atas, misalnya Rp 700 miliar, namun memiliki hutang dengan bunga sebesar yang lebih tinggi, yaitu misalnya Rp 1,2 triliun. Berdasarkan EV, dapat saja nilai perusahaan akan sama. Terlihat bahwa aspek dari struktur permodalan dari suatu perusahaan juga penting untuk diperhitungkan dalam mengukur nilai perusahaan.

Kenapa utang dan kas diperhitungkan dalam menilai suatu perusahaan? Ibaratkan saja jika perusahaan dijual kepada pemilik baru. Pembeli harus membayar sebesar nilai ekuitas (biasanya pada harga yang lebih tinggi dari harga pasar) dan menanggung utang perusahaan. Dan untuk menilai utang yang ditanggung, si pembeli dapat menguranginya dengan kas yang ada di perusahaan. Dengan kata lain, dalam perhitungan EV utang dan kas diperhitungkan untuk memperoleh nilai wajar perusahaan, bukan hanya sahamnya saja.

Bagaimana memanfaatkan EV dalam valuasi saham? Lihat artikel EV/EBITDA

Archive Search:
List of Education for Today Articles
Stock Split dan Reverse Stock Split

Mengukur PDB

Financial Leverage

EBITDA: Valuasi berdasarkan Arus Kas

Buyback Saham

Ilusi Deviden Saham (Saham Bonus)

Waran

Rights Issue: Cara murah peroleh financing

Penerbitan Saham Baru (Rights issue)

Menghitung P/E


Online Trading | Markets | Quote & Research | Bonds | Knowledge Center | Products
About Us | About Our Site | My Samuel | Contact Us | Ask a Question | Stock Tournament & Game | Financial Tools | IPO Center | Calendar
Login | Account Aplication | Help | Home

Market data for delayed quotes and charts is provided by Jakarta Stock Exchange. By using this service, you agree to the terms of the Use Agreement.
© 2000 Samuel Sekuritas Indonesia. All rights reserved.
Member of JSX & SSX.