Friday, June 03, 2005
IHSG Ditutup Naik Tipis 1,037 Poin
Perdagangan Sesi II akhir pekan ini ditutup dengan IHSG naik tipis 1,037 poin ke level 1,092.5 dipicu oleh naiknya saham SMGR ke Rp 16950 (5.61%) atau naik Rp 900 dari harga pembukaan.Friday, June 03, 2005
IHSG Ditutup Naik Tipis 1,037 Poin
Perdagangan Sesi II akhir pekan ini ditutup dengan IHSG naik tipis 1,037 poin ke level 1,092.5 dipicu oleh naiknya saham SMGR ke Rp 16950 (5.61%) atau naik Rp 900 dari harga pembukaan.
Tuesday, October 08, 2002
Prospek IPO Obligasi
Sepanjang 2002, pasar modal Indonesia mendapatkan emisi obligasi baru dengan jumlah total sekitar Rp 3.6 triliun yang memiliki rata-rata umur obligasi 3.875 tahun dengan rata-rata nilai kupon sebesar 18.28%.
Dengan rata-rata kupon sebesar itu, obligasi-obligasi tersebut mempunyai spread sebesar 2.85% dari rata-rata tingkat bunga SBI di tahun 2002, sehingga seiring dengan makin turunnya tingkat suku bunga SBI maka volume IPO obligasi di tahun 2003 diperkirakan akan jauh lebih tinggi.
Sebagai salah satu wahana investasi utama di pasar modal Indonesia, kami melihat paling tidak terdapat tiga faktor yang membuat investasi dengan pembelian obligasi di pasar perdana dapat sangat menguntungkan.
Tuesday, May 14, 2002
Bagaimana Pengaruh Dikeluarkannya T-Bill Terhadap Pasar Obligasi?
Kami perkirakan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) masih akan turun terus, sehubungan dengan adanya upaya pemerintah untuk membawa SBI hingga ke level 15%-an atau bahkan lebih rendah, dengan rencana dikeluarkannya T-bills dengan total nilai Rp.3,2 trilyun sebagai pengganti obligasi rekap yang jatuh tempo Juni 2002. T-Bills tersebut diperkirakan akan dikeluarkan pada pertengahan Juni 2002 dengan tingkat bunga pada kisaran 17%-an.
Yang perlu diperhatikan dari penjualan T-Bills tersebut adalah siapa yang boleh membeli? jika publik yang menjadi target investor, maka patut dipikirkan dari manakah sumber dananya, perbankan? pasar modal? karena nampaknya T-Bills akan menjadi substitusi yang kompetitif bagi saham dan produk perbankan.
Tuesday, April 23, 2002
66 Persen Obligasi Jatuh Tempo 2002 Akan Default
Pada tahun 2002 ini diperkirakan sekitar 66% dari total obligasi yang jatuh tempo, diperkirakan akan mengalami default atau gagal bayar.
Di sisi lain saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang menawarkan obligasinya di tahun 2002 ini.
Banyaknya IPO obligasi baru dan kemungkinan juga banyaknya obligasi yang mengalami default ini tentunya akan mendorong para fund manager untuk berhati-hati dalam memilih obligasi sehingga pada saatnya tidak terjadi default. Ada kemungkinan obligasi-obligasi second liner akan turun karena para fund manager akan melakukan switching ke obligasi-obligasi baru tersebut.