Search archives for:


Automotive Sector Update - Neutral (Maintain)

Waiting for final confirmation on half year

Hingga periode 4M16, sudut pandang kami pada sektor otomotif masih belum berubah (neutral). Baik 4W maupun 2W belum menunjukan perbaikan angka penjualan bulanan. Pencapaian volume penjualan kumulatif terhadap target kami juga masih belum mampu melampaui rata ratanya selama lima tahun terakhir. Demikian pula dengan data terkini kredit kepemilikan otomotif (OJK) yang masih menunjukan trend penurunan. Tanpa adanya perbaikan kinerja pertumbuhan makro yang signifikan, kinerja penjualan 1H16 kami lihat menjadi batas waktu yang pantas untuk menyimpulkan apakah perbaikan aktivitas industri otomotif akan terjadi pada tahun ini atau masih tertunda.

Coal Sector: Neutral (Maintain)

Bell is Ringing

Data historis menunjukan harga minyak dunia cenderung bergerak searah dengan harga batubara. Hal tersebut mendorong kami memiliki sudut pandang lebih positif terhadap saham batubara. Pasar batubara tahun 2016 akan diwarnai oleh membaiknya kondisi oversupply dan meningkatnya permintaan. Kami melihat akan terjadi pemotongan volume produksi di Indonesia 10% YoY, diakibatkan collapse-nya perusahaan yang tidak mampu bertahan di tengah rendahnya harga batubara. Sementara itu, pemotongan volume produksi di China hingga 10% dalam lima tahun ke depan, berpotensi mendorong terjadinya overdemand. Kami tetap memberi rating neutral, namun kami melihat ada peluang di sektor ini, dimana harga komoditas saat ini mulai mengalami momentum penguatan dan PTBA menjadi top-pick kami di sektor batubara. Saat ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pembelian.

ACES - Still on Track

Ace Hardware Indonesia (ACES) – BUY (Maintain)

Price: Rp855 – Target Price: Rp1,000

Kami menghadiri acara paparan publik ACES pada Jumat (20/05/16) lalu, di mana perusahaan memaparkan sejumlah rencana dan strategi sampai dengan akhir tahun 2016. Sampai sejauh ini, rencana pembukaan toko masih sejalan dengan rencana perusahaan pada awal tahun, yakni 8-10 gerai baru. Di tengah kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, kami melihat konservatifnya pembukaan toko baru dapat menguntungkan bagi perusahaan, di mana efek kanibalisasi akan lebih terminimalisir. Ditunjang oleh strategi manajemen inventory yang lebih baik dan berbagai program pengurangan biaya operasional yang dilakukan oleh pihak manajemen, kami berpandangan ACES masih mampu menciptakan feasible bottom line growth, sehingga kami masih memberikan pandangan positif atas saham ACES dan masih mempertahankan rekomendasi BUY dan TP pada Rp1,000/lembar sahamnya, di mana harga tersebut memiliki potensi upside sebesar 17% dari harga sekarang.


BSDE - Waiting for 2Q16 as confirmation

Bumi Serpong Damai (BSDE) – BUY (Maintain)

Price: Rp1,815 – Target Price: Rp1,950

Potensi berlanjutnya perlambatan aktivitas industri kami lihat masih akan berlanjut hingga kuartal kedua. Perbaikan yang didorong oleh ragam sentimen positif kami perkirakan akan terjadi di akhir kuartal ketiga atau selambatnya pada 4Q16. Kinerja 1H16 kami jadikan sebagai salah satu ukuran dan batas perubahan penggunaan skenario. BUY untuk BSDE target Rp1.950/saham (55% discount to NAV) merefleksikan 15.2x PE16E dan 1.7x PBV16E.

Aviation Sector - GIAA: Neutral (Maintain)

Expect positive impact from high season

Setelah membukukan pelemahan kinerja (1Q16) yang diakibatkan oleh masa low season, kinerja indikator GIAA dilaporkan mengalami kenaikan yang sesuai dengan ekspektasi kami. Angka passenger carried bertumbuh 4.03%MoM, 4.74%YoY (Apr16), dengan catatan ASK dan RPK yang menguat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya. Di kuartal berjalan kami memperkirakan kinerja GIAA berpotensi membaik, didorong oleh kenaikan pasar Umrah menjelang puasa dan lebaran, liburan dan musim haji, serta masa high season di penghujung tahun.